Berbagi Lewati Pandemi dari Klinik Kita

Berbagi lewati pandemi dari Klinik Kita menyediakan layanan tes swab antigen dan tes swab PCR menjadi lebih hemat biaya

Alasan diadakan program Berbagi lewati pandemi dari Klinik Kita karena terus melonjaknya kasus COVID-19 ternyata belum dibarengi dengan pendekatan 3T yakni tracing, testing, dan treatment yang dinilai masih lemah. Hal ini diungkapkan oleh Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Hermawan Saputra setelah 15 bulan masa pandemi, kemampuan pelacakan dan pengetesan COVID-19 di Indonesia cenderung rendah.

Kesimpulan ini bisa kita lihat dari rendahnya jumlah laboratorium yang bisa melaporkan hasil tes swab antigen dan swab PCR secara rutin setiap hari. Salah satunya penyebab masyarakat enggan melakukan tes swab adalah karena faktor biaya. Padahal masa pandemi COVID-19 memiliki dampak yang cukup besar dibidang usaha dan ekonomi. Namun, di sisi lain tes swab antigen menjadi bagian dari solusi memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Semakin cepat masyarakat melakukan skrining awal melalui tes swab antigen dan tes swab PCR, maka semakin cepat penanganan pasien COVID-19 sebelum menjadi lebih parah. Melihat persoalan ini, Klinik Kita berinisiatif untuk berbagi lewati pandemi seperti saat ini.

Berbagi lewati pandemi dari Klinik Kita antara lain menyediakan layanan tes swab antigen dan tes swab PCR menjadi lebih hemat biaya. Seperti dilansir dari instagram https://www.instagram.com/klinikita.singosari dan http://www.instagram.com/klinikita.kalipancur pada Kamis (24/6/2021) untuk mencari informasi lebih lanjut bagi Anda yang membutuhkan tes swab antigen dan tes swab PCR dengan hemat biaya dan harga terjangkau di Kota Semarang.

Berikut ulasan yang dapat kami sampaikan dari kegiatan berbagi lewati pandemi dari Klinik Kita https://www.klinikita.id seperti yang terangkum di bawah ini

  1. klinikita.singosari berlokasi di Jl. Singosari 2 No. 5 Pleburan, map: bit.ly/rapidtksrg
    • Hemat biaya swab antigen cukup Rp 200.000 setiap hari, Rp 170.000 jika datang bertiga atau lebih setiap hari, dan Rp 150.000 setiap hari Minggu. Gratis masker KN.95 dan surat keterangan bisa ditunggu. Buka Senin- Minggu pukul 07.00-21.00 WIB
    • Hemat biaya swab PCR cukup Rp 700.000 setiap hari, Rp 670.000 jika datang bertiga atau lebih setiap hari, dan Rp 650.000 setiap hari Minggu. Hasil tes bisa keluar kurang dari 12 jam dan surat keterangan bisa ditunggu. Buka Senin- Minggu pukul 06.30-21.30 WIB    
  2. klinikita.kalipancur, map: bit.ly/rapidsrg
    • Hemat biaya swab antigen cukup Rp 200.000 setiap hari, Rp 170.000 jika datang bertiga atau lebih setiap hari, dan Rp 145.000 setiap hari Minggu pukul 07.00-12.00 WIB. Gratis masker KN.95 dan surat keterangan bisa ditunggu. Buka Senin- Minggu pukul 07.00-21.00 WIB
    • Hemat biaya swab PCR cukup Rp 700.000 setiap hari, Rp 670.000 jika datang bertiga atau lebih setiap hari, dan Rp 650.000 setiap hari Minggu. Hasil tes bisa keluar kurang dari 12 jam dan surat keterangan bisa ditunggu. Buka Senin- Minggu pukul 06.30-21.30 WIB. Informasi lebih lanjut hubungi 0811.272.6481

Berbagi lewati pandemi dari Klinik Kita seperti yang disampaikan oleh Dokter Adrian pemilik Klinikita jika masa pandemi ini memiliki dampak cukup berat di bidang ekonomi. Padahal di sisi lain, kita tetap ingin produktif pada masa pandemi dengan cara mencegah penyebaran COVID-19 melalui skrining awal dan tes swab antigen serta tes swab PCR. Untuk itu Klinik Kita peduli berbagi lewati masa pandemi dengan kembali hemat biaya tes tes swab antigen serta tes swab PCR di Kota Semarang. “Masa pandemi ini telah membuat dunia usaha sepi, untuk itu program Klinikita peduli menyediakan harga pemeriksaan PCR Murah di Semarang agar menjaga keseimbangan berbagai sektor yang ada di masyarakat,” ujar Dokter Adrian.

Selain itu, kami ingin memberikan acuan atau referensi kenapa tes swab antigen dan tes swab PCR dianjurkan jika Anda mengalami resiko sebagai berikut

  1. Kondisi demografi seperti usia dan jenis kelamin, khususnya yang berada di wilayah zona merah
  2. Riwayat gejala COVID-19 dalam 14 hari terakhir
  3. Riwayat pasien seperti perjalanan, kontak, kunjungan ke fasilitas kesehatan, dan petugas kesehatan

Lantas apa yang harus dilakukan pasien bila hasil tes swab antigen COVID-19 positif? Petugas medis akan menganjurkan pasien untuk melakukan tes swab PCR dan melakukan isolasi mandiri. Mengetahui virus corona penyebab COVID-19 masih terus mengancam, maka Klinikita membuat program berbagi lewati pandemi pada masyarakat dengan biaya tes swab PCR kembali hemat biaya.

Jika hasil tes swab PCR Anda positif atau mendapati anggota keluarga Anda positif COVID-19 setelah tes swab PCR, maka kita tidak perlu panik atau khawatir. Segera hubungi petugas medis untuk berkonsultasi. Lalu, pasien yang positif COVID-19 wajib melakukan karantina mandiri di ruang tersendiri agar terpisah dengan anggota keluarga lain di sekitar pasien.

Selain itu, disarankan jangan gunakan barang yang sama dengan pasien yang positif COVID-19 dan bagi yang berkontak erat dengan pasien segera lakukan tes swab antigen untuk mengidentifikasi apakah anda terinfeksi COVID-19. Langkah ini diambil supaya tindakan pencegahan penularan infeksi dapat segera dilakukan.